Postingan

Menampilkan postingan dengan label Electrical (Kelistrikan)

ISTILAH - ISTILAH DAN KODE PADA BATERAI KENDARAAN BERMOTOR

Gambar
Pada kotak baterai maupun pada katalog baterai kendaraan bermotor, biasanya terdapat detail spesifikasi baterai untuk memberikan informasi kepada pemakai baterai. Pada label yang menempel di kotak baterai ataupun pada katalog baterai, sering kita jumpai tulisan, angka, maupun kode baterai yang dapat memberikan informasi tentang detail spesifikasi baterai tersebut. Untuk dapat memahami istilah - istilah pada label dan katalog baterai, maka kita perlu mengetahui makna dari istilah - istilah tersebut. Berikut ini istilah - istilah yang sering dijumpai pada spesifikasi baterai:  Tegangan (Voltage) Tegangan adalah beda potensial listrik yang dapat dihasilkan oleh baterai tersebut. Tegangan  memiliki satuan volt. Besarnya tegangan baterai pada kendaraan bermotor pada umumnya adalah 12 volt.  Ampere hour (Ah) Ampere hour (Ah) adalah satuan untuk kapasitas baterai (battery capacity), yaitu kemampuan baterai untuk mengeluarkan arus listrik dalam kurun waktu tertentu (dalam jam). S...

9 TIPE BATERAI PADA KENDARAAN BERMOTOR

Gambar
Aki (Accu) atau Akumulator (Accumulator) adalah istilah yang sama untuk menyebut Baterai (Battery) pada kendaraan bermotor. Baterai merupakan sumber energi listrik yang bekerja dengan prinsip merubah energi kimia menjadi energi listrik. Baterai pada kendaraan bermotor berfungsi sebagai sumber energi listrik yang digunakan untuk: menghidupkan mesin (starting) , yaitu mengaktifkan motor starter untuk memutar poros engkol mesin dan menghasilkan pengapian (ignition) percikan bunga api pada busi. menyalakan penerangan (lighting) , lampu-lampu pada kendaraan. menjalankan fitur-fitur kendaraan seperti, wiper, power window, electric mirror, radio, dll. Hanya saja hampir seluruh kendaraan bermotor saat ini masih menggunakan jenis baterai “Lead Acid” yaitu baterai dengan konstruksi cairan baterai (electrolyte) bersifat asam (acid) dan plat (positif dan negatif) yang terbuat dari bahan timbal (lead) . Sebuah baterai pada kendaraan bermotor umumnya memiliki tegangan 12,6 volt terdi...

KOMPONEN-KOMPONEN DASAR ENGINE MANAGEMENT SYSTEM (EMS) PADA MESIN

Gambar
IATS Gambar Intake Air Temperature Sensor Intake Air Temperature Sensor (IATS) berfungsi mengukur suhu udara yang masuk ke dalam silinder mesin. WTS / ECTS Gambar Engine Coolant Temperature Sensor Water Temperature Sensor (WTS) / Engine Coolant Temperature Sensor (ECTS) berfungsi mengukur suhu mesin berdasarkan suhu air pendingin mesin yang berada di dalam Water Jacket. Sensor ini menempel pada blok silinder dan biasanya letaknya dekat dengan thermostat. MPS / MAPS Gambar Manifold Pressure Sensor Manifold Pressure Sensor (MPS) / Manifold Absolute Pressure Sensor (MAPS) atau juga sering disebut Vacuum Sensor berfungsi mengukur tekanan udara di dalam Intake Manifold pada mesin tipe D-FI . Sensor ini biasanya diklemkan pada air intake chamber dan pada sensor terdapat selang udara yang terhubung ke Intake Manifold , atau juga bisa terletak/menempel pada Intake Manifold . MAFS Gambar Mass Air Flow Sensor Mass Air Flow Sensor (MAFS)  atau sering juga disebut Air Flow Meter berfungsi...

BAGAIMANA PRINSIP KERJA EMS PADA MESIN EFI?

Gambar
Ilustrasi EMS (Sumber: pngwing.com) Mesin Electronic Fuel Injection (EFI) merupakan mesin bensin yang sistem bahan bakarnya dikontrol secara elektronik. Sistem pengontrolan elektronik pada komponen-komponen mesin tersebut dinamakan Engine Management System (EMS) . Komponen EMS terdiri dari 3 golongan komponen utama yaitu, Sensor , Processor , dan Actuator .  Bagan Prinsip Kerja EMS Sensor merupakan komponen yang berfungsi untuk mendeteksi dan mengukur data-data yang dibutuhkan mesin. Sensor akan mengirim data berupa perubahan sinyal tegangan ke processor. Processor merupakan komponen yang berfungsi memproses data-data yang dikirim oleh sensor untuk menentukan perintah kepada actuator. Actuator merupakan komponen yang berfungsi melaksanakan perintah dari processor. Analogi EMS pada tubuh manusia Untuk lebih mudah dalam memahami prinsip kerja EMS , kita bisa menganalogikannya seperti kinerja tubuh kita sendiri. Tubuh kita analogikan sebagai engine , saraf sebagai sensor , otak s...