Konten ini dibuat berdasarkan rangkuman dari apa yang penulis pernah pelajari dan bertujuan sebagai media belajar bagi siapa saja yang membutuhkan. Selamat membaca dan semoga bermanfaat.
Pada kotak baterai maupun pada katalog baterai kendaraan bermotor, biasanya terdapat detail spesifikasi baterai untuk memberikan informasi kepada pemakai baterai. Pada label yang menempel di kotak baterai ataupun pada katalog baterai, sering kita jumpai tulisan, angka, maupun kode baterai yang dapat memberikan informasi tentang detail spesifikasi baterai tersebut. Untuk dapat memahami istilah - istilah pada label dan katalog baterai, maka kita perlu mengetahui makna dari istilah - istilah tersebut. Berikut ini istilah - istilah yang sering dijumpai pada spesifikasi baterai: Tegangan (Voltage) Tegangan adalah beda potensial listrik yang dapat dihasilkan oleh baterai tersebut. Tegangan memiliki satuan volt. Besarnya tegangan baterai pada kendaraan bermotor pada umumnya adalah 12 volt. Ampere hour (Ah) Ampere hour (Ah) adalah satuan untuk kapasitas baterai (battery capacity), yaitu kemampuan baterai untuk mengeluarkan arus listrik dalam kurun waktu tertentu (dalam jam). S...
Pemerikasaan baterai menggunakan Battery Tester merupakan salah satu prosedur perawatan pada mesin mobil yang wajib dilakukan untuk mengetahui kondisi baterai secara detail. Battery Tester dapat digunakan untuk mengetahui kondisi baterai (Battery Test), menguji kemampuan baterai saat digunakan untuk menstart mesin (Cranking Test), dan menguji kinerja sistem pengisian baterai (Charging Test). Berikut adalah cara menggunakan Battery Tester merek TEKIRO: PEMASANGAN DAN NAVIGASI Untuk mulai menggunakan Battery Tester, hubungkan kabel merah ke teriminal positif baterai dan kabel hitam ke terminal negatif baterai. MEMILIH MENU UJI Saat kabel Baterai Tester dihubungkan ke baterai (memperoleh sumber listrik dari baterai), maka Baterai Tester akan hidup secara otomatis. Kemudian akan mucul layar utama lalu tekan "OK" untuk melanjutkan ke "Main Menu". Pilihlah menu uji sesuai dengan yang dikehendaki. BATTERY TEST Menu uji "Battery Test" digunakan untuk mengetahui ko...
Perawatan berkala pada mesin biasanya dilakukan setiap 5.000 km atau 10.000 km sekali. Perawatan berkala pada mesin yang diakukan setiap 5.000 km sekali biasanya sering disebut dengan istilah Engine Tune-up (Tune-up Mesin). Pekerjaan yang dikakukan pada saat tune-up mesin biasanya hanya mencakup pemeriksaan kondisi komponen-komponen mesin. Sedangkan perawatan berkala yang dilakukan setiap 10.000 km sekali meliputi pemeriksaaan dan penggantian komponen-komponen mesin. Lalu mengapa perawatan berkala pada mesin mobil perlu dilakukan? Jawabannya adalah untuk menjamin mesin mobil tetap aman saat beroperasi dan menjaga performa mesin tetap pada kondisi optimalnya. Selain itu, dengan dilakukannya perawatan berkala yang rutin, dapat memperpanjang usia mesin dan menghemat biaya perbaikan dengan meminimalisir terjadinya kerusakan yang parah pada mesin. Berikut adalah pekerjaan-pekerjaan yang secara umum dilakukan pada perawatan berkala mesin mobil EFI. PERSIAPAN UNTUK MENUNJANG KESELAMATAN D...